Kiamat "2012" (Hanya) di Film PDF Cetak E-mail
Resensi
Senin, 16 November 2009 15:53

Kiamat itu sudah dekat? Apa jadinya bila bumi yang selama ini kita pijak tiba-tiba amblas dan hilang tertelan air laut? Mulai dari rumor sampai data-data ilmiah serta sejarah, tersebar bahwa suatu saat bumi akan hancur. Dan konon kabarnya semua itu akan terjadi tahun 2012. Benarkah? Mengambil kesempatan dengan adanya berita ini, Colombia Pictures memproduksi sebuah film yang cukup mengundang rasa penasaran. 2012, Film  yang sudah dinanti-nanti kehadirannya di tanah air.

Dalam kalender bangsa Maya secara tidak langsung tersirat bahwa kehidupan di dunia ini akan musnah di akhir tahun 2012. Pada saat itu, dunia akan dilanda bencana besar dan kekacauan terjadi di mana-mana yang mengakibatkan musnahnya ras manusia. Jackson Curtis (John Cusack) hanyalah satu dari penghuni bumi yang awalnya tidak terlalu meyakini ramalan ini.

Berawal dari temuan ilmuwan India Dr. Satnam Tsurutani (Jimi Mistry) yang mengetahui bahwa inti dari kulit bumi mengalami kenaikan suhu karena efek yang diakibatkan oleh matahari. Akibatnya, lempeng bumi yang selama ini menopang daratan di bumi patah dan mengakibatkan gempa bumi yang sangat dahsyat. Atas dasar inilah Adrian Helmsley (Chiwetel Ejiofor) membuat laporan ke gedung putih bahwa kiamat akan tiba. Dari sinilah proyek besar terinspirasi dari Nabi Nuh dibuat.

Menonton 2012 bisa membuat kita terpana, selain karena adegan scene per-scene yang sangat menegangkan, di film ini juga kita bisa melihat efek yang luar biasa dalam pendeskripsian sebuah bencana. Salah satu adegan yang sangat menegangkan adalah ketika bumi yang biasa kita pijak sehari-hari tiba-tiba amblas kedalam tanah dan hilang ditelan air laut yang datang tanpa mengetuk. Selain itu ada gedung-gedung tinggi yang kokoh roboh dalam hitungan detik layaknya rumah pasir  pantai yang diterjang air laut. Bisa dibayangkan jika ini sungguh terjadi, mau kemana Anda berlari?

Suatu ketika terjadi peristiwa mengerikan di Guatemala. Ratusan orang memutuskan bunuh diri karena meyakini ramalan kuno bangsa Maya ini memang benar. IHC (Institute for Human Continuity), sebuah organisasi rahasia yang telah lama menyelidiki ramalan ini akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa apa yang diprediksikan ratusan tahun yang lalu itu benar. Yakin bahwa pasti ada 'jalan keluar' dari malapetaka ini, IHC lantas membangun sebuah kapal besar tepat di bawah gunung Himalaya.

Rencananya, mereka akan mengulang peristiwa zaman nabi Nuh dan berusaha menyelamatkan sebanyak mungkin orang agar ras manusia tidak punah setelah bencana besar ini. Di luar perkiraan, pergeseran lempeng bumi ternyata terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan para ilmuwan di IHC. Dalam sekejap Los Angeles musnah sementara Afrika Utara dan Italia juga tak luput dari bencana besar ini.

Kini, nasib umat manusia berada di tangan IHC. Jackson Curtis bersama Kate (Amanda Peet), mantan istrinya, dan dua anak mereka, Noah (Liam James) dan Lilly (Morgan Lily) harus berlomba dengan waktu untuk bisa sampai ke kaki Himalaya atau mereka akan jadi korban bencana besar ini.

Secara garis besar, untuk menyebut sebuah film bagus atau tidak bisa dilihat dari dua kategori. Yang pertama adalah film yang murni sebagai tontonan secara visual sementara yang kedua adalah film yang memadukan banyak unsur seperti naskah, penyutradaraan, akting, pesan moral, logika ke dalam satu ramuan yang menarik bukan hanya dari sisi visual. Untuk film berjudul ringkas, 2012, ini kategori pertama mungkin lebih cocok.

Soal membuat 'replika kehancuran', Roland Emmerich, sang sutradara memang bukan orang baru. Berbekal pengalaman menangani INDEPENDENCE DAY dan THE DAY AFTER TOMORROW, janji bahwa 2012 akan menjadi film 'bencana' terbesar hingga saat ini bisa dipastikan bakal terpenuhi. Apalagi dengan biaya produksi sekitar US$260 juta dari Sony Pictures Entertainment, jelas film ini akan mampu melebihi karya Roland sebelumnya.

Secara visual, tak ada yang salah dengan film ini. Visual effect yang digunakan untuk menampilkan adegan kehancuran bumi memang first class dan mencengangkan. Bisa dibilang dari awal hingga akhir film penonton pasti akan terpaku di tempat duduk menyaksikan 'megahnya' efek visual yang disajikan. Tak tanggung-tanggung, dua jam lebih Anda akan dimanjakan dengan suguhan visual ini. Murni suguhan visual.

Ada juga efek yang sangat luar biasa bagus adalah ketika kapal induk Amerika USS John F Kennedy yang hanyut terbawa tingginya tsunami dan menimpa Gedung Putih yang merupakan simbol kedigdayaan Amerika Serikat. Selain itu ada juga yang bisa membuat kita menahan napas, ketika Tsunami yang tingginya mencapai 1500 meter datang menembus tingginya pegunungan Himalaya. Kendati film ini tak bertabur bintang kelas 1, namun canggihnya spesial efek serta konsep dari 2012 itu sendiri membuat penonton dapat melupakan artis terkenal dalam film ini atau sisipan kisah cinta klasik di dalamnya.

2012 sendiri di sutradarai oleh Roland Emrich yang sudah sering membesut film dengan tema-tema datangnya hari kiamat. Indepence DayThe Day After Tomorrow (2004) merupakan buah karya sutradara kelahiran Jerman ini. Bagi anda yang suka nonton, wajib untuk menonton film yang satu ini, selain menampilkan efek suara dan gambar yang canggih, film ini juga bisa membuat kita enggan bangun dari kursi empuk yang kita duduki.

Setidaknya film ini mengingatkan akan dahsyatnya hari Kiamat, yang dalam agama dipercaya akan terjadi. Film ini mengingatkan bahwa hidup di dunia ini adalah ketidakberdayaan dan harus mengharapkan pertolongan Tuhan.  Mengenai waktu kiamat, tentu saja dalam Islam tidak ada ayat yang menunjukkan kapan terjadinya, namun hanya dijelaskan tanda-tandanya saja. Semoga film ini tidak menjerumuskan kepercayaan pada kapan terjadinya hari kiamat, tapi menginspirasi untuk semakin mendekatkan diri pada Tuhan. Kepercayaan akan dunia yang fana ini sehingga perlu instospeksi dalam mengelola alam dan sang pencipta. Semoga.

(tim adangdaradjatun.com)


AddThis
 

Kiamat "2012" (Hanya) di Film

News image

Kiamat itu sudah dekat? Apa jadinya bila bumi yang selama ini kita pijak tiba-tiba amblas dan hilang tertelan air laut? Mulai dari rumor sampai da...

Senin, 16 November 2009

Serigala Terakhir, Konflik untuk Pendewasaan Masyarakat

News image

Di sebuah pinggiran Jakarta dengan sekelompok remaja laki-laki tumbuh dan menjalin persahabatan yang kuat. Mereka adalah Ale [Fathir Muchtar], Jarot [...

Kamis, 5 November 2009

Film Epik Nabi Muhammad Akan Dibuat

News image

DOHA - Sebuah film epik tentang Nabi Muhammad akan segera dibuat. Tak tanggung-tanggung, rencananya film yang ditujukan untuk memberikan pemahaman kep...

Selasa, 3 November 2009

next
prev