Serigala Terakhir, Konflik untuk Pendewasaan Masyarakat PDF Cetak E-mail
Resensi
Kamis, 05 November 2009 20:56
Di sebuah pinggiran Jakarta dengan sekelompok remaja laki-laki tumbuh dan menjalin persahabatan yang kuat. Mereka adalah Ale [Fathir Muchtar], Jarot [Vino G. Bastian], Lukman [Dion Wiyoko], Sadat [Ali Syakieb], dan Jago [Dallas Pratama]. Ale adalah sosok yang paling menonjol diantara mereka. Jiwa pemimpinnya sangat kentara sekali. Sementara Jarot adalah sosok yang paling tidak banyak omong dan tertutup

Suatu peristiwa dalam sebuah pertandingan sepak bola yang berakhir dengan keributan. Pada saat itu Ale tampak terdesak karena lawannya menggunakan pisau. Mereka semua berusaha membantu Ale. Dengan menggunakan pisau, lawan akan menusuk Alle, namun Jarot datang dengan meneghantamkan batu ke kepala lawan sehingga kepalanya bersimbah darah, dan mati. Seketika semua diam dan kemudian kabur meninggalkan Jarot seorang diri yang berdiri terpana tidak percaya

Persahabatan yang sudah mereka jalin eratpun teruji. Jarot harus mengalami pengalaman pahit di penjara seorang diri. Tidak ada seorang sahabatpun yang memperdulikannya

Perasaan sakit hati dan terkhianati mengubah Jarot menjadi lelaki yang keras. Keputusannya setelah keluar dari penjara untuk bergabung di kelompok Naga Hitam membuatnya jadi berseberangan dengan kelompok Ale. Karena kelompok Naga Hitam adalah musuh besar kelompok Ale.

Intrik demi intrik pun semakin rumit. Terlebih lagi ketika Jarot menjalin cinta lamanya kembali secara diam-diam dengan Aisya [Fanny Fabriana], adik Ale. Keputusan Jarot ini dianggap membahayakan bagi kedua kelompok yang berseteru

Upi, sutradara yang pernah membesut 30 Hari Mencari Cinta (2004), Realita, Cinta dan Rock'n Roll (2006,) Perempuan Punya Cerita (2007), dan Radit dan Jani (2008) kembali menunjukkan eksistensinya di dunia film. “Saya menyebutnya Gangster Movie,” kata Upi, dalam acara jumpa pers Serigala Terakhir pada 3 November 2009 di FX, Jakarta.

Dalam acara tersebut Upi menjelaskan ide awal membuat film yang dibintangi para lelaki dengan wajah tampan dan tubuh atletis tersebut. Ia menuturkan terinspirasi dari pemberitaan di media massa tentang kejahatan yang tidak pernah bisa teratasi dengan tuntas. Film produksi IFI Production ini menceritakan tentang suatu genk, dimana didalamnya mengangkat tentang sebuah persahabatan, kesetiaan, dan kehormatan.

Dalam acara jumpa pers tersebut terlihat promosi yang dilakukan cukup besar. Dari pintu masuk ke FX Life Style Centre saja sudah terlihat banner yang cukup besar terpampang. Belum lagi di dalam pusat perbelanjaan tersebut berbagai poster yang menunjukkan perilisan film tersebut tersebar di berbagai tempat.

Tidak hanya sebatas poster atau banner untuk mempromosikan film ini. Yang lebih heboh lagi ketika premier Serigala Terakhir tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Penonton Premier Terbanyak yaitu 3.043 orang. Bisa Anda bayangkan betapa penuh dan sesaknya suasana bioskop XXI di FX Life Style Centre saat itu.

Jika Anda menyukai nuansa gangster dalam film City Of God yang diproduksi oleh 02 Filmes di tahun 2002, di Serigala Terakhir hal ini sangat terasa. Kita bisa menyaksikan aksi-aksi yang belum pernah ada di film-film Indonesia pada umumnya, salah satunya adalah adegan tawuran antar geng yang sangat menegangkan,  dan melibatkan banyak orang, seperti perang di film kolosal Hollywood. Selain itu kita juga bisa melihat para pemain di film ini menggunakan pakaian ala gangster yang berjaket kulit, celana kulit lengkap dengan kalung emas dan rambut licin serta kumis tipis. Jika sebelumnya film bernuansa mafia hanya disaksikan lewat sinema Hollywood atau mandarin, maka berarti Serigala Terakhir adalah yang pertama.

Akhir cerita yang tragis dengan kematian srigala terakhir yaitu Jarot yang ditembak oleh Fatir yang bisu dan ganas itu, menjadi akhir dari film ini. Konflik antar “geng kampong” yang dipimpin oleh Ale berhadapan dengan geng besar “Naga Hitam” menjadikan film ini penuh dengan ketegangan.

Dalam film yang berakhir tragis ini, pada beberapa adegan menunjukkan makna kesetiaan, pengorbanan, cinta, juga dendam. Kematian serigala terakhir ini pun masih menyisakan dendam bagi generasi muda yang lain. Sepertinya konflik tidak akan berakhir jika dendam masih terus dipelihara. Film ini layak untuk dijadikan pelajaran akan akibat kekerasan dalam masyarakat. Upaya perdamaian perlu dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat konflik, seperti dalam film ini. Tentu saja, anak-anak yang menonton, perlu pendamping agar tidak hanya kekerasan dalam film ini yang dijadikan contoh, namun hikmah dan makna-makna di balik konflik itu yang perlu dijadikan pelajaran.

(tim adangdaradjatun.com)

 

Rujukan:

www.21cineplex.com

www.serigalaterakhir.com

 

Jenis Film : Drama Action

Produser : Adiyanto Sumarjono

Produksi : Ifi

Durasi : 110


Cast & Crew

Pemain :

Vino G. Bastian
Fathir Muhctar
Dallas Pratama
Dion Wiyoko
Ali Syakieb
Reza Pahlevi
Fanny Fabriana
Zaneta Georgina

 

Sutradara :

Upi

 

Penulis :

Upi

 
AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Perspektif

Pentingnya Undang-Undang Penanganan Konflik Sosial

Selasa, 6 Maret 2012

Misi mewujudkan Indonesia Aman dan Damai didasarkan pada permasalahan bahwa Indonesia masih rawan dengan konflik. Konflik komunal dengan kekerasan (Konflik Sosial) yang selanjutnya disingkat Konflik, merupakan fenomena yang menandai perjalanan ...

Esensi Perubahan Undang-Undang Peradilan Anak

Jumat, 17 Februari 2012

Oleh: Tim Adang Daradjatun Dalam Konvensi PBB tentang perlindungan Hak-Hak Anak  (Convention on the Rights of the Child /CRC) diatur tentang bantuan hukum, prosedur-prosedur, kewenangan dan ...

Pendekatan Holistik RUU Keimigrasian

Kamis, 22 Juli 2010

Arya Sandhiyudha As Master dalam bidang Strategic Studies dan penerima Certificate in Terrorism Studies dari S. Rajaratnam School of International Studies   Dewan...

Oprah, Akhir Sebuah Era?

Senin, 23 November 2009

News image

By Kevin ConollyKetika kebanyakan perusahaan Amerika mengumumkan rencana bisnis yang baru, biasanya pengumuman itu hanya disampaikan lewat sebuah pernyataan di bursa Wall Street atau dalam pertemuan dengan beberapa orang analis ...

Ubi Cilembu Potensi Pangan Lokal yang Populer di Pasar Internasional

Minggu, 22 November 2009

News image

Ubi jalar dikenal dengan nama ketela rambat, huwi boled (Sunda), tela rambat (Jawa), sweetpotato (Inggris), dan shoyo (Jepang) merupakan sumber karbohidrat yang cukup penting dalam sistem ketahanan pangan ki...

Kiamat "2012" (Hanya) di Film

Senin, 16 November 2009

News image

Kiamat itu sudah dekat? Apa jadinya bila bumi yang selama ini kita pijak tiba-tiba amblas dan hilang tertelan air laut? Mulai dari rumor sampai data-data ilmiah sert...

Budaya Air di Sunda

Sabtu, 14 November 2009

Oleh Jakob Sumardjo ...

Tentang Gempa di Masa Islam

Rabu, 11 November 2009

News image

Arsitek-arsitek di masa Islam, juga telah membuat bangunan-bangunan tahan gempa.Fenomena alam berupa gempa bumi, sejak awal menjadi kajian ilmuwan Muslim. Al-Kindi, misalnya, yang merupakan ahli matematika, fisika, dan astronomi, membuat ...

Serigala Terakhir, Konflik untuk Pendewasaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2009

News image

Di sebuah pinggiran Jakarta dengan sekelompok remaja laki-laki tumbuh dan menjalin persahabatan yang kuat. Mereka adalah Ale [Fathir Muchtar], Jarot [Vino G. Bastian], Lukman [Dion Wiyoko], Sadat [Ali Syakieb], dan ...

Film Epik Nabi Muhammad Akan Dibuat

Selasa, 3 November 2009

News image

DOHA - Sebuah film epik tentang Nabi Muhammad akan segera dibuat. Tak tanggung-tanggung, rencananya film yang ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada publik tentang arti sebenarnya Islam itu akan diproduseri oleh ...

Membedah Kisah Banjir Besar Zaman Nabi Nuh

Sabtu, 31 Oktober 2009

Peristiwa banjir besar itu diperkirakan terjadi sekitar 6.000 tahun yang lalu.Membaca kisah Nabi Nuh AS yang terdapat dalam Alquran, Injil (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru), ataupun buku-buku yang membahas seputar ...

Memberdayakan Pendidikan Seni Sunda

Rabu, 28 Oktober 2009

Oleh Djasepudin Rasa cinta dalam memelihara seni, sastra, dan budaya Sunda bisa diungkapkan dengan beragam cara. Untuk para seniman, tentu cara yang paling merenah adalah berkesinambungan dalam mencipta dan menampilkan ...

Emak Ingin Naik Haji

Rabu, 28 Oktober 2009

News image

Jika tak ada aral, November mendatang satu lagi karya film berbalut tema religi menyerbu bioskop. Film berjudul Emak Ingin Naik Haji ini nantinya akan menjadi film yang akan menambah semar...

Islam dalam Pandangan Barat

Selasa, 27 Oktober 2009

Nikolaos van Dam(Duta Besar Belanda untuk Indonesia)Banyak orang Barat belum pernah menapakkan kaki di negeri Arab atau dunia Islam, tetapi mereka mendapat kesan tentang Islam dan Muslim melalui media masa ...

Optimisme Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2009

Oleh Azyumardi AzraHari-hari ini, seputar peringatan 81 tahun Sumpah Pemuda, banyak kalangan generasi lebih senior gelisah. Kegelisahan itu tecermin dari berbagai konvensi, seminar, dan diskusi yang kebetulan saya terlibat sebagai ...