Konser Jaz Peduli Gempa PDF Cetak E-mail
Simpay Wargi Urang
Senin, 14 September 2009 07:30

[JAKARTA] Korban jiwa karena gempa di Tasikmalaya, Jawa Barat beberapa waktu lalu yang mencapai jumlah hampir seratus orang, dan beberapa lainnya saat ini masih dinyatakan hilang, mengundang simpati banyak pihak. Tercatat, dari bencana tersebut, sedikitnya 1.254 orang terluka, 63.717 rumah rusak berat, 131.216 rumah rusak ringan, 2.010 masjid rusak, 1.089 sekolah, dan 232 perkantoran juga mengalami kerusakan. Tentu saja, bencana tersebut tidak hanya beban yang ditanggung warga Jawa Barat, khususnya Tasikmalaya, namun juga menjadi keprihatinan seluruh masyarakat Indonesia.

Berangkat dari hal itu, pada Minggu (13/9) malam, sejumlah musisi jaz Tanah Air menggelar konser Jazz for West Java, sebagai aksi nyata kegiatan untuk mengumpulkan donasi bagi para korban gempa. Diselenggarakan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), kegiatan ini merupakan kerja sama antara paguyuban musik Simpay Wargi Urang, Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), dan Palang Merah Indonesia (PMI).

"Seperti halnya kepedulian kita beberapa waktu lalu terhadap korban tsunami di Aceh dan gempa di Yogyakarta, kali ini kita tergerak untuk menggelar konser amal bagi korban gempa di Jawa Barat. Semoga, apa yang dihasilkan melalui acara ini bisa meringankan penderitaan para korban yang hingga kini masih dalam kondisi serbakesulitan," ujar musisi jaz senior, Dwiki Dharmawan, yang juga salah satu penggagas acara.

Dwiki menambahkan, seluruh keuntungan dari hasil konser amal ini akan disumbangkan kepada para korban gempa di Jawa Barat. Donasi akan diberikan dalam bentuk fisik, seperti vitamin, perlengkapan kebutuhan anak, obat-obatan, selimut, dan upaya membangun rumah tahan gempa.

Saat ini, jumlah pengungsi semakin membeludak, yakni sekitar 210.292 orang. Demikian sebut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, Denny Juanda. Dengan alasan khawatir akan adanya gempa susulan, sebagian warga memilih tinggal di tenda-tenda pengungsian dibanding kembali ke rumah masing-masing. Untuk itu, persediaan kebutuhan selama berada di pengungsian harus diperhatikan.

Dalam acara yang memiliki harga tiket undangan sebesar Rp100.000 per lembar ini, sederetan musisi jaz papan atas menunjukkan kebolehannya. Mereka ini, seperti Dewa Budjana, Tohpati, Barry dan Benny Likumahua, Krakatau, Syaharani, Jacky Pattiselano, Riza Arshad, Fariz RM, Tompi, Donny Suhendra, Andien dan Oppie Andaresta. Meskipun konser amal, para musisi itu tetap tampil maksimal, sehingga berhasil memukau ribuan penonton. [ISW/N-5]

SUmber: Suara Pembaruan Online

(tim adangdaradjatun.com)


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Musisi Jazz Pukau Penonton Dalam JFWJ

JAKARTA ANTARA News - Sejumlah musisi jazz papan atas memukau penonton saat tampil dalam konser amal bertajuk "Jazz For West Java" (JFWJ) guna menggal...

Selasa, 15 September 2009

Foto Jazz for West Java

News image

Jazz for West Jabar telah usai semalam. Meski demikian, bentuk kepedulian terhadap musibah yang terjadi pada saudara se tanah air tak akan pernah suru...

Senin, 14 September 2009

Libatkan Musisi Jazz, Adang Cs Kumpulkan Sumbangan Rp. 262 Jutaan untuk Gem

News image

Jakarta - Banyak jalan menuju Roma. Mungkin kata ini yang menjadi dasar alasan utama digelarnya acara Jazz for West Java Charity Concert for Earthquak...

Senin, 14 September 2009

next
prev