Libatkan Musisi Jazz, Adang Cs Kumpulkan Sumbangan Rp. 262 Jutaan untuk Gempa Jabar PDF Cetak E-mail
Simpay Wargi Urang
Senin, 14 September 2009 12:27

Jakarta - Banyak jalan menuju Roma. Mungkin kata ini yang menjadi dasar alasan utama digelarnya acara Jazz for West Java Charity Concert for Earthquake Victims. Melalui acara ini, para musisi Jazz mengumpulkan dana untuk bantuan korban gempa pada 2 September kemarin di Jawa Barat.

Bertempat di Taman Ismail Marzuki, puluhan musisi Jazz berkumpul. Tidak saja mereka yang sudah ‘bangkotan’ di bidangnya, para anak muda penggila Jazz juga menambah suasana di malam itu (13/08).

Malam itu mereka berada dalam satu panggung. Bermain musik dalam malam pengumpulan dana bagi korban gempa di Jawa Barat Selatan.

Tokoh utama yang berada dibalik layar acara ini diantaranya Adang Daradjatun, Nunun Daradjatun dan Dwiki Dharmawan dari Simpay Wargi Urang. Muhammad Thoriq dan Yudi Agus Supriyanto dari Palang Merah Indonesia, Agus Setiawan Basuni dari Wartajazz.com, Gideon Momongan dari IndieJazz Inc dan Donny dari DSS.

Dalam sambutannya, Adang Daradjatun mengatakan bahwa bantuan kepada para korban gempa bisa dilakukan oleh siapa saja dan dengan cara apa saja. “Malam ini adalah malam persembahan para musisi Jazz untuk pengumpulan dana. Saya berharap akan ada acara-acara lainnya dengan tujuan yang sama, yakni untuk meringankan beban saudara kita yang baru saja terkena musibah,” kata Adang membuka acara.

Kepedulian insan dan tokoh Jazz tidak tanggung-tanggung. Semua punggawa Jazz yang ada di negeri ini, malam itu begitu antusias dengan acara ini dan mau hadir mengisi dan mempersembahkan kemampuannya.

Diantara tokoh musisi Jazz yang hadir malam itu, selain Dwiki Dharmawan sebagai penggagas, juga ada Idang Rasjidi, Keluarga Likumahua, Syaharani, Krakatau, B3, Maya Hasan, Kolaborasi Tohpati-Dewa Budjan dan yang lainnya. Dalam catatan redaksi, ada lebih 30 group dan person Jazz yang tampil di panggung.

Ada juga Taufik Ismail yang membawakan Puisi berjudul “Bencana demi bencana demi bencana”. Tak luput, Adang Daradjatun pun turut tampil melantunkan suaranya di malam itu.

“Kami mempersiapkannya baru enam hari yang lalu. Alhamdulillah, acara ini sukses luar biasa. Dan mereka yang tampil tidak ada yang dibayar,” tutur Ahmad salah satu panitia.

Hadir pada malam hari itu tokoh tokoh penting, diantaranya Ketua PP Muhammadiyah Dien Syamsuddin. "Bagi para penyumbang, ini adalah kesempatan emas meraih malam lailatul qadar dengan membantu saudara sebangsa kita meringankan beban di malam ini," kata Dien.

Lelang untuk Sumbangan
Selain persembahan musik dan lagu, gelaran acara yang dibawakan secara ceria oleh MC Farhan dan Putri juga menyertakan 3 benda yang dilelang yang kesemuanya juga dipersembakan untuk korban gempa.

Dwiki Dharmawan menyumbang Keyborad sejarahnya dengan harga awal 15 juta rupiah. “Keyboard ini menemani saya dari semenjak ia umur 17 tahun dan telah menciptakan 1000 lagu disetai 300 konser keliling dunia,” ungkap Dwiki. Keybord pun akhitnya terlepas pada angka 30 juta rupiah.

Sam Bimbo pun tak kalah. Lukisan yang dibuatnya pada tahun 2005 berjudul Assalamualaikum juga dilelang hingga mencapai angka Rp. 30 juta. Sementara sepatu dan harmonika Tere laku Rp. 10 juta.

Suara Adang Disawer Puluhan Juta
Yang menarik, selain cara lelang, malam itu juga digelar sawer suara. Suara yang dijual malam itu adalah suara Adang Daradjatun.

“Mau nyanyi apa, pak Adang,” tanya Farhan.
“Rahasia, kumpulkan dulu berapa harga suara saya malam ini,” kata Adang tersenyum.

Dengan semangat luar biasa, MC Farhan dan Putri pun langsung turun ke penonton. “Jangan khawatir, kita sudah mempersiapkan petugas yang menerima uang tunai, cek, sampai alat gesek yang akan datang ke tempat duduk para hadirin,” kata Farhan

Sawerpun dimulai dari yang terendah senilai 500ribu hingga tertinggi seharga Rp 15 juta. Total jenderal keseluruhan saweran, lagu yang akan disuarakan Adang mencapai nilai lebih dari Rp 100 jutaan. Dan ketika saweran ditutup, terdengarlah suara merdu lagu daerah Sunda berjudul "Panon Hideung" dari tokoh Sunda sekaligus mantan Wakalpolri ini didampingi Dwiki Dharmawan di belakang keyboardnya. 

Di akhir acara, terkumpul total keseluruhan RP. 252,875 juta plus USD 1000. Sumbangan diserahkan secara simbolis dari Adang Daradjatun kepada ketua Palang Merah Indonesia Mar’ie Muhammad. “Semoga mereka yang menyumbang malam ini akan diberi limpahan rezeki yang banyak dan halal,” doa mantan Menkeu ini

(tim adangdaradjatun.com)


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Musisi Jazz Pukau Penonton Dalam JFWJ

JAKARTA ANTARA News - Sejumlah musisi jazz papan atas memukau penonton saat tampil dalam konser amal bertajuk "Jazz For West Java" (JFWJ) guna menggal...

Selasa, 15 September 2009

Foto Jazz for West Java

News image

Jazz for West Jabar telah usai semalam. Meski demikian, bentuk kepedulian terhadap musibah yang terjadi pada saudara se tanah air tak akan pernah suru...

Senin, 14 September 2009

Libatkan Musisi Jazz, Adang Cs Kumpulkan Sumbangan Rp. 262 Jutaan untuk Gem

News image

Jakarta - Banyak jalan menuju Roma. Mungkin kata ini yang menjadi dasar alasan utama digelarnya acara Jazz for West Java Charity Concert for Earthquak...

Senin, 14 September 2009

next
prev