Pendonor Darah di Jawa Barat akan Punya KDDE PDF Cetak E-mail
PDDI
Senin, 17 Januari 2011 21:45

BANDUNG, (PRLM).- Empat pengurus daerah PDDI (Perhimpunan Donor Darah Indonesia) yaitu Jabar, Jateng, Jatim dan Bali menjadi pilot proyek dalam rangka meningkatkan kegiatan donor darah secara nasional. Hal tersebut dituangkan dalam piagam kesepakatan antara Pengurus PDDI Pusat yang ditandatangani H.Adang Daradjatun dengan empat ketua pengurus PDDI pada 8 Januari 2011, di Hotel Ambara Kebayoran Baru, Jakarta.

Untuk di Jabar, kata ketua PDDI Jabar H.Syafik Umar, sejak hari Senin (17/1) dan Selasa (18/1), sejumlah petugas dari PDDI Pusat melakukan sosialisasi di sejumlah KDD ketika dilakukan donor darah. Adapun pilot proyek untuk meningkatkan kegiatan donor darah secara nasional adalah dengan memberikan/membuat Kartu Donor Darah Elektronik (KDDE) kepada para pendonor, termasuk juga data klasifikasi pendonor yang baru, lima kali dan 10 kali bahkan kepada para pendonor yang telah 100 kali akan ada cirri khusus.

KDDE ini akan mengganti kartu anggota yang mudah rusak. Manfaat lain dengan data yang diberikan pendonor kepada petugas, maka riwayat hidup khususnya dalam kesehatan pendonor akan terdata. Bukan itu saja, kata Ketua Harian PDDI Jabar dr. Chaerul, KDDE ini juga akan dikembangkan oleh PDDI untuk menjadi rujukan mendapat discount belanja dengan mitra kerja PDDI, dan bahkan mungkin akan mendapat reward/penghargaan khusus bagi pendonor yang minimal telah 50 kali donor. "Kalau di Malayasia, pendonor yang telah 50 kali donor bila sakit mendapat perawatan gratis di rumah sakit. Mudah-mudahan ke depan PDDI dan PMI serta Depkes bisa melakukan seperti itu," kata Chaerul.

Dikatakan Chaerul, Selasa (18/1), direncanakan akan memberikan KDDE kepada sekitar 1.000 pendonor di PT Bintang Agung Jl.Rumah Sakit Ujungberung. Kemudian dilanjutkan di beberapa KDD (keluarga donor darah). Untuk meningkatkan program pilot proyek ini pengurus PDDI Jabar segera membentuk tim baik untuk sosialisasi, menawarkan kerjasama dengan sejumlah perusahaan yang berminat menjadi sponsor dan logo perusahaannya akan tertera di KDDE, khususnya untuk Jabar. Sementara KDDE untuk pengurus PDDI berlogo salah satu bank pemerintah.

Menurut H.Syafik Umar, PDDI Jabar segera akan melengkapi data pendonor di Jabar yang menurut data PMI Jabar ada kurang lebih 400 .000 pendonor. "Ini perlu ditingkatkan lagi aktivitas donornya, karena kebutuhan darah di Jabar sebanyak 400.000 labu darah dalam satu tahun, baru terpenuhi kl.280.000 labu," kata Syafik Umar. (das)***

sumber: pikiran rakyat

 


AddThis
 

Pendonor Darah di Jawa Barat akan Punya KDDE

BANDUNG, (PRLM).- Empat pengurus daerah PDDI (Perhimpunan Donor Darah Indonesia) yaitu Jabar, Jateng, Jatim dan Bali menjadi pilot proyek d...

Senin, 17 Januari 2011

Foto-foto Acara “Donor Darah Yuuuk..”

News image

Menyambut ulang tahun SMUN 6 ke 58 tahun, Yayasan Alumni SMU 6 (Yasma 6), Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) bersama PMI Cab Kota Bekasi Mengada...

Sabtu, 17 Juli 2010

PMI DKI Usulkan Kenaikan Harga Darah

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta mengusulkan kenaikan biaya pengambilan dan pemeriksaan darah di tahun ...

Kamis, 10 Desember 2009

next
prev