Butuh Dukungan Serius PDF Cetak E-mail
PABBSI
Sabtu, 16 Agustus 2008 00:10

Jakarta, Kompas - Cabang angkat besi butuh dukungan serius pemerintah. Selama ini cabang yang menyumbang medali selama tiga Olimpiade berturut-turut itu merasa kurang diperhatikan.

Demikian dituturkan Ketua Umum Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Adang Daradjatun, Jumat (15/8), seusai menyambut tim angkat besi Indonesia dari Olimpiade Beijing 2008 di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

”Mohon cabang angkat besi, angkat berat, dan binaraga yang sudah berprestasi dunia diperhatikan selayaknya olahraga berprestasi dunia. Selama ini jelas perhatiannya kurang,” ujar Adang enggan merinci kurangnya perhatian pemerintah tersebut.

Adang mengaku sangat tidak mungkin kalau pembinaan olahraga hanya dibebankan kepada pengurus cabang olahraga yang bersangkutan.

”Kalau hanya pengurus cabang olahraga yang dibebani, jelas itu tidak mungkin. Kami menyiapkan atlet butuh dukungan pemerintah, termasuk anggaran,” ujar Adang.

Setelah ini, menurut Adang, atlet-atlet berprestasi angkat besi ini akan mengikuti program atlet andalan dari KONI.

Adang menambahkan, PABBSI selama ini telah menggulirkan upaya pelapisan atlet dengan kejuaraan setiap akhir tahun, melangsungkan liga angkat besi tiga bulanan, seperti di Semarang, dan sebagainya.

Pelatih angkat besi Indonesia, Lukman, mengatakan, contoh kurangnya perhatian pemerintah adalah keseriusan baru ditunjukkan setahun atau dua tahun menjelang turnamen.

”Saya berharap kali ini tidak. Semoga setelah ini akan ada pembinaan berkelanjutan sehingga pada Olimpiade 2012 kami benar-benar siap,” ujarnya.

Regenerasi dan pelatihan

Yang juga perlu dicatat, menurut Lukman, adalah perlunya regenerasi dan pelatihan bagi pelatih angkat besi, berat, dan binaraga. ”Pelatih adalah ujung tombak keberhasilan atlet. Kalau pelatihnya tidak pernah dibina dan dilakukan peremajaan, bagaimana atlet bisa maju?” ujar Lukman.

PABBSI, menurut Kepala Bidang Angkat Besi Sonny Kasiran, akan menggelar pelatihan bagi pelatih dan wasit PABBSI pada 10-12 Desember mendatang.

Cabang angkat besi Indonesia sejak Olimpiade Sydney 2000, kemudian Olimpiade Athena 2004, dan Olimpiade Beijing 2008 ini menyumbangkan perak dan perunggu.

Jika pada dua Olimpiade sebelumnya medali perak diraih atlet putri, baru tahun 2008 ini atlet putra mampu merebut dua medali perunggu. (DIA)

(tim adangdaradjatun.com/kompas)


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Adang Daradjatun Enggan Beri Target ke Atletnya

News image

JAKARTA--MICOM: Ketua Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABSI) Adang Daradjatun mengaku tidak m...

Jumat, 18 Februari 2011

Adang Daradjatun Resmi Pimpin PB PABBSI Lagi

News image

INILAH.COM, Jakarta - Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo optimistis Adang Daradjatun bisa mengemban tugas dengan baik, setelah diresmikan s...

Jumat, 18 Februari 2011

Adang Daradjatun Kembali Pimpin PB PABBSI

Jakarta, Kompas - Adang Daradjatun kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indo...

Jumat, 21 Januari 2011

next
prev