Nyangku Hari Istimewa Ketiga Orang Panjalu PDF Cetak E-mail
Bammus sunda
Senin, 09 Maret 2009 07:09
Bagi orang Panjalu di mana pun berada, ada tiga hari istimewa yang membuat mereka harus pulang ke kampung, yakni pada hari lebaran, hari raya kurban, dan saat berlangsungnya ritual Nyangku, yang digelar setiap bulan Maulud.

Nyangku merupakan tradisi membersihkan berbagai benda peninggalan sejarah kebesaran Kerajaan Panjalu. Pusaka tersebut merupakan peninggalan Pangeran Borosngora (Prabu Hariangkencana), Raja Panjalu yang pertama memeluk Islam sekaligus menyebarkan agama Islam di tanah Pasundan.

Banyak ragam peninggalan sejarah yang dibersihkan, seperti cis (tongkat), pedang, berbagai jenis keris, gong, kujang kuno, tombak, dan sebagainya. Dan, saripati dari Nyangku adalah membersihkan pedang peninggalan Pangeran Borosngora, yang konon merupakan pedang pemberian dari Sayidina Ali serta mengenang keluhuran sejarah Pangeran Borosngora.

Tradisi Nyangku selalu digelar setiap bulan Maulud. Adapun hari yang menjadi pilihan adalah Senin atau Kamis. "Tahun ini, ritual Nyangku insya Allah akan dilaksanakan pada Senin (23/3)," ujar Rd Edi Hermawan Tjakradinata, Ketua Pelaksana Nyangku, kepada Tribun, Kamis (5/3).

Menurut Edi, Nyangku tidak hanya sekadar melestarikan tradisi yang diwariskan leluhur, tetapi yang tersirat di dalamnya adalah sebuah forum besar bagi warga Panjalu untuk menyambung tali silaturahmi.

"Warga Panjalu yang ada di rantau akan ramai-ramai pulang kampung. Baik yang di Jakarta, Bogor, Bandung, maupun dari kota-kota lain. Berkumpul dengan sanak keluarga dan warga Panjalu lainnya yang ada di kampung, menyambung silaturahmi," ujar Edi, yang juga anak kandung dari Rd Atong Tjakradinata, keturunan ke-14 Pangeran Borosngora.

Pada hari H-nya, puluhan ribu orang berkumpul di seputar Alun-alun Panjalu dan kawasan Situ Lengkong. Nanti juga, tak hanya wargi Panjalu yang hadir, tetapi juga masyarakat yang bukan dari Panjalu.

"Kami selalu mengundang tokoh-tokoh dari luar. Seperti keluarga Kasunan, Kanoman, Kasepuhan Cirebon, maupun dari Solo dan sebagainya," ujar Ir H Enang Supena, seorang tokoh wargi Panjalu yang tinggal dan jadi pengusaha sukses di Jakarta.
Enang adalah Panitia Pengarah (SC) Upacara Nyangku yang sekaligus juga Ketua I Yayasan Borosngora sehingga mau tidak mau selalu berada di Panjalu setiap pelaksanaan Upacara Tradisi Nyangku.

"Sehari sebelumnya ada seminar atau diskusi di Balai Desa Panjalu yang akan menghadirkan Dr Ir H Sumitro Ariadianata dan Dr Gima dengan pokok bahasan pengembangan agribisnis dan pariwisata di Panjalu," ujar Enang.

Kemarin, rangkaian Nyangku telah dimulai dengan pengukuhan Badan Musyawarah Masyarakat Sunda (Bammus Sunda) di Hotel Horison Bandung. Dalam acara tersebut Ketua Bammus Sunda H Memet Hamdan dilantik oleh Ketua Simpay Wargi Urang di Jakarta, H Adang Dorojatun.

Menurut Enang, Nyangku kali ini akan dihadiri Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Jero Wacik, Wagub Jabar Dede Yusuf, Ketua Simpay Wargi Urang Adang Darojatun, utusan dari Kasunan/Kasultanan Cirebon, Bupati dan pejabat Ciamis, serta tokoh-tokoh dari berbagai lapisan.

Hari puncak tradisi Nyangku tahun ini menurut Enang Supena merupakan hari yang istimewa karena Jero Wacik akan mencanangkan Nyangku menjadi salah satu dari 10 kalender (agenda kegiatan) pariwisata nasional dari Jawa Barat. (Andri M Dani)

(tim adangdaradjatun.com/tribunjabar)
AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Budayawan Sunda HR Hidayat Suryalaga Tutup Usia

News image

Antaranews, Sabtu, 25 Desember 2010 13:10 WIBBandung (ANTARA News) - Ranah tatar sunda kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya, yakni budayaw...

Sabtu, 1 Januari 2011

Suarakan Perubahan dan Keberpihakan Lewat Tulisan

News image

Jakarta – Anggota DPR RI Adang Daradjatun mendorong anak muda, untuk terus menyuarakan perubahan dan keberpihakan kepada rakyat. Adang mengatakan it...

Selasa, 3 November 2009

Foto Kegiatan Acara Pelatihan Kepemimpinan Putra Sunda

News image

Cikampek – Gerakan Masyarakat  Jawa Barat (Gema Jabar) menggelar Pelatihan Kepemimpinan Putra Sunda VII, di Wisma Kujang, Cikampek, Jawa Barat, 2-7 No...

Senin, 2 November 2009

next
prev