Adang Sampaikan Duka Mendalam atas Gempa Jabar PDF Cetak E-mail
Bammus sunda
Kamis, 03 September 2009 08:20

Jakarta - Ketua Umum Badan Musyawarah Masyarakat Sunda (Bammus Sunda) Adang Daradjatun di Jakarta turut menyatakan duka yang mendalam atas peristiwa gempa yang menimpa Jawa Barat. Dalam pernyataannya, Adang mengajak masyarakat berdoa untuk keselamatan dan perlindungan bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah Gempa Bumi di daerah Jawa Barat dan daerah lainnya.

"Kita bisa berpartisipasi berapapun jumlahnya, Insya Allah, melalui pemerintah atau lewat berbagai organisasi lembaga masyarakat yang turun membantu," jawab Adang atas pertanyaan Warsa, seorang kawan di facebook.

Bammus Sunda, sebagai organisasi sosial yang terlahir untuk kepedulian masyarakat Jawa Barat tak luput pula untuk membantu. "Seperti pada kejadian atau peristiwa lain, Bamus Sunda akan turut pula berperan serta dan membantu masyarakat yang terkena musibah gempa. Hari ini kita akan melakukan kordinasi dengan seluruh pengurus untuk segera menangangi dan membantu korban gempa," tulis adang dalam pesan singkatnya kepada redaksi.

Korban bertambah

Gempa Tasikmalaya berkekuatan 7,3 skala righter mengagetkan penduduk di seputar Jawa kemarin siang (2/9). Tidak hanya sekitar Jawa Barat yang menjadi pusat gempa, beberapa daerah yang jaraknya cukup jauh juga merasakan hal yang sama, seperti di Semarang, Jawa Tengah.

Di Bandung, pada waktu kejadian, pasien penghuni rumah sakit RS Hasan Sadikin diungsikan para perawatnya ke halaman rumah sakit untuk menghindari kepanikan dan gempa susulan. Setelah dirasa tak ada lagi gempa, para pasien kembali masuk ruangan.

Di Jakarta, para warga yang tengah menjalani aktivitasnya langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri. Akibatnya, jalan pun menjadi penuh dan lalu lintas menjadi macet karena masyarakat menghindari gedung tinggi.

Sampai saat berita ini diturunkan, laporan depkes menyebut korban gempa mencapai 42 orang yang meninggal akibat tewas. Detik.com menyebut 17000 bangunan rusak parah. "Total rusak berat sebanyak 8.585 dan bangunan rusak ringan sebanyak 9.111 buah," ungkap Humas Badan Penanggulangan Bencana Nasional Priyadi Kardono di Jakarta.

Bangunan rusak berat terbanyak terjadi di wilayah Tasikmalaya. Tercatat 1.470 rumah mengalami rusak berat, sedangkan bangunan yang rusak ringan berjumlah 1.418 bangunan. Di Garut, bangunan rusak berat sebanyak 965 dan rusak ringan sebanyak 1.840 bangunan.

Kerusakan bangunan juga terjadi di beberapa wilayah di Jawa Barat yakni, Sukabumi, Bandung, Bandung Barat, Bogor, Ciamis dan Kuningan.

(tim adangdaradjatun.com)

 

 


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Budayawan Sunda HR Hidayat Suryalaga Tutup Usia

News image

Antaranews, Sabtu, 25 Desember 2010 13:10 WIBBandung (ANTARA News) - Ranah tatar sunda kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya, yakni budayaw...

Sabtu, 1 Januari 2011

Suarakan Perubahan dan Keberpihakan Lewat Tulisan

News image

Jakarta – Anggota DPR RI Adang Daradjatun mendorong anak muda, untuk terus menyuarakan perubahan dan keberpihakan kepada rakyat. Adang mengatakan it...

Selasa, 3 November 2009

Foto Kegiatan Acara Pelatihan Kepemimpinan Putra Sunda

News image

Cikampek – Gerakan Masyarakat  Jawa Barat (Gema Jabar) menggelar Pelatihan Kepemimpinan Putra Sunda VII, di Wisma Kujang, Cikampek, Jawa Barat, 2-7 No...

Senin, 2 November 2009

next
prev