Ketika Orang Sunda Kumpul, Alam Tanah Priangan Menyelimuti PDF Cetak E-mail
Bammus sunda
Jumat, 30 Oktober 2009 15:14

Jakarta – Para jajaka dan mojang priangan silih menebar senyum kepada para tamu, degung alunan nada tatar Sunda pun menyelimuti suasana. Pemandangan itu tercipta ketika Badan Musyarawah Masyarakat Sunda (Bammus) Pusat menggelar Halal bil Halal, alam priangan serasa berpindah ke Hotel Grand Sahid Jakarta, Kamis malam (29/10).

Sejurus kemudian, para pengurus Bammus Pusat dipimpin Ketua Umum Adang Daradjatun memasuki ruangan pertemuan diiringi para penari. Sambutan meriah pun diberikan lebih dari 700 orang yang hadir dalam pertemuan kasundaan tersebut. Membuat kerinduan akan tanah priangan dapat terobati.

“Bagaimanapun juga kemasan budaya nasional berasal dari budaya daerah. Dan bila bisa mengemasnya maka budaya daerah bisa menjadi budaya nasional. Dan ini adalah pertemuan silaturahmi para orang Sunda yang ada di Jakarta, Jawa Barat, Banten dan wilayah sekitarnya,” ungkap Adang, yang juga anggota DPR RI ini.

Acara yang kemudian mendaulat cendikiawan muslim Prof. Quraish Shihab, untuk memberikan tausiyah, dihadiri undangan berbagai kalangan. Dari orang sunda yang menjabat sebagai menteri, gubernur, politisi, purnawirawan, pengusaha, ibu rumah tangga hingga para mahasiswa, berkumpul menjadi satu menikmati suasana keakraban.

Turut hadir dalam acara tersebut, Menko Kesra Agung Laksono, Menristek Suharna Surapranata, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, istri Wakil Gubernur Jawa Barat Sendy Yusuf, mantan Menteri Perhubungan Agum Gumelar, ibu Umar Wirahadikusuma.

Kemudian para pengurus Bammus Pusat seperti  Mayjen Tb. Hasanuddin (YPJB/Miss Tjitjih), Mauriza Danubrata (Bammus DKI), Rauf Purnama (YPJB), Aa Dani Saliswijaya (Asgar Jaya), Martoyo Wiranatakusumah (RWB), dan Herman Afif (Gema Jabar).  Serta para tokoh-tokoh orang tua asli sunda yang tetap mendapat kehormatan dari para tokoh sunda saat ini.

Sementara itu, untuk menonjolkan dan mengangkat terus budaya dan kesenian sunda, turut pula dipertunjukkan tarian-tarian sunda dari beberapa daerah seperti Cirebon dan lainnya. Serta dipertunjukkan busana batik sunda dan kebaya sunda yang dimiliki oleh ibu Nunun Daradjatun.

Di akhir acara, lagu pileleuyan menjadi pengiring perpisahan selesainya acara halal bil halal. Tawa canda dan senyum kembali merekah, menghangatkan suasana yang sepertinya tidak ingin selesai dengan cepat dan begitu saja.

(tim adangdaradjatun.com)


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Budayawan Sunda HR Hidayat Suryalaga Tutup Usia

News image

Antaranews, Sabtu, 25 Desember 2010 13:10 WIBBandung (ANTARA News) - Ranah tatar sunda kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya, yakni budayaw...

Sabtu, 1 Januari 2011

Suarakan Perubahan dan Keberpihakan Lewat Tulisan

News image

Jakarta – Anggota DPR RI Adang Daradjatun mendorong anak muda, untuk terus menyuarakan perubahan dan keberpihakan kepada rakyat. Adang mengatakan it...

Selasa, 3 November 2009

Foto Kegiatan Acara Pelatihan Kepemimpinan Putra Sunda

News image

Cikampek – Gerakan Masyarakat  Jawa Barat (Gema Jabar) menggelar Pelatihan Kepemimpinan Putra Sunda VII, di Wisma Kujang, Cikampek, Jawa Barat, 2-7 No...

Senin, 2 November 2009

next
prev