PKS Ajukan 6 Substansi Baru di Rapat Kerja tentang Karantina Kesehatan Cetak E-mail
Berita Utama
Rabu, 14 September 2016 22:00

Pada Hari Rabu, 14 September 2016, Bapak Drs. H. Adang Daradjatun bersama Badan Legislasi DPR RI mengadakan Rapat Kerja untuk membahas RUU Kekarantinaan Kesehatan. Dalam rapat yang dipimpin oleh Dr. Dossy Iskandar Prasetyo ini, Badan Legislasi mendengarkan Paparan TIM Ahli tentang DIM (Daftar Inventaris Masalah) yang disampaikan oleh tiap-tiap Fraksi.

Tim Ahli menjelaskan jumlah keseluruhan DIM yang disampaikan oleh 10 fraksi sejumlah 519 buah. Dari 519 DIM tersebut, terdapat 30 Substansi baru untuk dimuat di RUU Karantina Kesehatan. Fraksi PKS menyumbang 6 substansi baru untuk dimuat dalam RUU Karantina Kesehatan.

Diantara substansi baru yang disampaikan Fraksi PKS adalah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar. Fraksi PKS menambahkan ketentuan tentang kewajiban Pejabat Karantina Kesehatan untuk menjelaskan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Substansi ini ditambahkan agar masyarakat dapat memahami alasan-alasan dilakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Selain itu, PKS juga menyampaikan dalam usulannya, bahwa wilayah yang dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar perlu dijaga terus menerus oleh pejabat karantina kesehatan, polisi dan Tentara Nasional Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penolakan oleh masyarakat dan gejolak sosial.

Dalam rapat ini, Tim Ahli juga menyampaikan setidaknya ada 18 isu krusial dalam RUU Karantina Kesehatan yang perlu dibahas di rapat selanjutnya. (16/09/2016. BTA)

Berikut foto kegiatan lainnya.


AddThis
 

Halal bi Halal di DPD PKS Jakarta Barat

News image

  Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk wilayah Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta yang terlet...

Minggu, 15 Juli 2018

Menghadiri Walimatus Safar

News image

Anggota Komisi VI DPR RI, Drs. H. Adang Daradjatun menghadiri Walimatus Safar Ust Suraji di Joglo Jakarta Barat pada Sabtu, 14 Juli 2018. Adang Dar...

Sabtu, 14 Juli 2018

Adang Daradjatun Hadiri Pembahasan PMN 2019

News image

  Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengusulkan tambahan penyertaan modal negara (PMN) 2019 untuk PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan PT ...

Rabu, 11 Juli 2018

next
prev