Nahkoda Yang Hebat PDF Cetak E-mail
Testimoni
Jumat, 09 Januari 2009 10:35

RATNA FARIDA DARADJATUN

anak ke tiga, satu-satunya putri,

Lahir 11 April 1980. Nama panggilan Neng

 

“He is a wonderful father. Saya memang bukan tipe anak yang setiap saat curhat ke papa, tetapi saya tahu setiap saya membutuhkan pendapat­nya, nasehatnya, papa selalu ada dan bisa menye-lesaikan masalah”

“Kharisma papa besar. Sifatnya keras, tapi selalu bisa kompromi. Kelihatan betul dalam perilakunya sehari-hari. Ia amat disiplin, tetapi seandainya pendapat saya bertentangan dengan pendapatnya, ia akan dengan cepat berkata, ‘oke ... mari kita cari jalan keluar’ dan di situlah terlihat bahwa ia fleksibel.”

“Waktu saya SD dan luka cukup parah saat kem­ping, papa lah yang mengurusku. Saya lupa waktu itu mama ke mana ya ... O ada juga pengalaman yang tidak mudah saya lupakan. Mungkin karena kedua kakak saya laki-laki, saya juga diperlaku­kan seperti anak laki ketika saya masih kecil. Per­nah saya diputar-putar sampai kepala kena ujung meja. Menangiskah saya? Seingat saya tidak!

Dalam keluarga kami (mungkin agak berbeda dengan keluarga lain yang apabila anaknya mena-ngis akan diberitahu ‘cup-cup jangan menangis, sayang’), papa dan mama memperbolehkan kami menangis, asal tidak lama dan segera berhenti.”

“Ada juga saat yang kurang menyenangkan bagi saya, yaitu semasa SMP-SMA, di kala te­man-teman seusia saya bisa ke mana-mana dan pulang kapan saja, saya dikenai jam malam. Saya harus sudah ada di rumah jam sekian, dan jam itu berkembang sesuai dengan usia saya. Po­koknya saya ingat baru bisa agak bebas pergi-pergi, setelah berumur 17 tahun. Untuk saat itu, hal demikian amatlah tidak menyenangkan. Baru sekarang saya menyadari bahwa disiplin dan cara mendidik seperti itu khas papa dan saya mem­peroleh manfaatnya sekarang.”

“Kalau rumahtangga kami diibaratkan kapal, papa adalah nakhoda yang sangat baik, patut di-acungi jempol.”

“Yang saya kagumi dari papa adalah kerendah hatiannya. Sifat inilah yang harus saya ikuti seu­mur hidup. Dan saya amat bangga punya papa seperti dia. Karena sebentar lagi papa pensiun, saya berharap di mana pun papa berkarya nanti, bahkan jika ia hanya akan menikmati hidupnya, ia tetap akan mendapat yang terbaik.”

 

Sumber: Mengabdi tanpa Henti


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Jenderal Low Profil

News image

Jakarta - Pak Adang ini adalah jenderal yang low profil. Tidak banyak jenderal yang saya lihat seperti Pak Adang ini yang terlihat kalem dan sangat me...

Selasa, 13 Oktober 2009

Pak Adang Orangnya Lembut Seperti Pak Hidayat

News image

Jakarta - "Aneh, kenapa Anda tidak menjadi Gubernur, ya? Kata Ketua umum MURI Jaya Suprana kepada Adang Daradjatun. Ucapan ini disampaikan sewaktu pen...

Minggu, 21 Juni 2009

Adang Berjiwa Besar

News image

Adang Daradjatun, di mata Bapak Ali, tokoh masyarakat RT. 007/08, Pesing Koneng, sebagai sosok berjiwa besar.Sikap tersebut menurut Ali, ditunjukkan A...

Selasa, 12 Mei 2009

next
prev